Where do you go from here? Kemana kamu akan pergi dari sini? Sebuah pertanyaan filosofis yang harus dijawab seseorang. Pertanyaan yang lebih cocok dijawab dalam satu posisi pencapaian tertentu. Untuk kemudian merencanakan sesuatu yang harus direncanakan. Bisa cita-cita, mimpi-mimpi yang harus dicapai, ataupun pencapaian yang belum tercapai.
Where do you go from here? Seorang yang baru saja lulus kuliah mendapat pertanyaan ini namun kebingungan dan menjawab ikut arus saja. Aku tak mau ada jawaban seperti itu dari kamu yang membaca tulisan ini. Renungkan kembali pertanyaan ini. Where do you go from here?
25 Feb 2009
saat kamu menjadi einstein
generasi islam yang kecewa
Hei guys! Pemuda-pemuda islam Indonesia angkatan millennium ketiga, apakah kau merasa sama denganku, merasa kecewa, kecewa diperbodoh. Ayo sama-sama kita berikhtiar agar generasi yang akan datang tidak kecewa seperti kita.
Dikala kecil masih bersyukurlah aku mendapatkan sedikit pendidikan baca Al-Qur’an sehingga alhamdulillah aku mampu membacanya meski tak sehebat mereka yang hebat. Tetapi memasuki SMP ternyata tak semua teman2ku mampu membaca AL-Qur’an dan rupa2nya hal ini tidak terlalu ditanggapi serius oleh system pendidikan kita. Aku kecewa dalam hal ini.aku berharap semoga kelak tak terjadi hal yang demikian.
Kemudian,sejarah hidupku, aku mengenyam 3 tahun sekolah di SD Islam tetapi bahasa arab tidak paham sama sekali. Apalagi mereka yang sekolah di negeri. Kasihanilah aku. Aku sebagai orang islam tak paham bahasanya Al-Qur’an. Bahasanya umat islam. Padahal 80 persen lebih orang Indonesia adalah islam.
Kekecewaanku lagi, meski aku sekolah di sekolah sekuler tetapi aku merasa kasihan karena sekolah-sekolah islam (mts dan aliyah) seolah menjadi sekolah kelas dua (strata proletar). Ini tidak adil. Dan mereka cenderung diberi ilmu agama tetapi prakteknya nol besar.
Kekecewaanku yang lain, di sekolah aku di doktrin mengenai: nabi adam adalah orang pertama di dunia. Tapi di sisi lain aku di doktrin dengan ilmiah (melalui bukti2 artefak yang belum tentu benar) mengenai manusia purba. Ini membuat aku berfikir dan pusing. Sebenarnya manusia pertama itu adam atau manusia purba? Ayo benahi.
Dikala kecil masih bersyukurlah aku mendapatkan sedikit pendidikan baca Al-Qur’an sehingga alhamdulillah aku mampu membacanya meski tak sehebat mereka yang hebat. Tetapi memasuki SMP ternyata tak semua teman2ku mampu membaca AL-Qur’an dan rupa2nya hal ini tidak terlalu ditanggapi serius oleh system pendidikan kita. Aku kecewa dalam hal ini.aku berharap semoga kelak tak terjadi hal yang demikian.
Kemudian,sejarah hidupku, aku mengenyam 3 tahun sekolah di SD Islam tetapi bahasa arab tidak paham sama sekali. Apalagi mereka yang sekolah di negeri. Kasihanilah aku. Aku sebagai orang islam tak paham bahasanya Al-Qur’an. Bahasanya umat islam. Padahal 80 persen lebih orang Indonesia adalah islam.
Kekecewaanku lagi, meski aku sekolah di sekolah sekuler tetapi aku merasa kasihan karena sekolah-sekolah islam (mts dan aliyah) seolah menjadi sekolah kelas dua (strata proletar). Ini tidak adil. Dan mereka cenderung diberi ilmu agama tetapi prakteknya nol besar.
Kekecewaanku yang lain, di sekolah aku di doktrin mengenai: nabi adam adalah orang pertama di dunia. Tapi di sisi lain aku di doktrin dengan ilmiah (melalui bukti2 artefak yang belum tentu benar) mengenai manusia purba. Ini membuat aku berfikir dan pusing. Sebenarnya manusia pertama itu adam atau manusia purba? Ayo benahi.
buku buat masa depan
politikusaurus
Gotbush—sebuah koloni di negeri utopis saat ini suhu politik sedang panas-panasnya. Ada apa gerangan? Pemilihan umum untuk memilih pemimpin koloni gotbush akan segera dilangsungkan tidak kurang dari dua tahun yang akan datang. Semua yang berambisi menjadi pemimpin sudah ancang-ancang, pasang strategi mempopulerkan diri, membentuk basis massa, obral-obral janji, dan membuat kontrak politik dengan konstituennya.
***
Ada satu calon pemimpin koloni gotbush yang tidak diperhitungkan oleh calon-calon yang lain. Dia adalah Dinosaurus. Ini nama asli manusia di negeri utopis, koloni gotbush. Sewaktu hamil dahulu ibu dari Dinosaurus sangat suka menulis cerita tentang Dinosaurus. Salah satu cerita yang dibuatnya adalah tentang pemimpin di negeri dinosaurus yang amat sangat bijaksana. Karena terinspirasi dari cerita yang dibuatnya sendiri, ketika anaknya lahir diberi nama Dinosaurus.
Dua puluh lima tahun kemudian Dinosaurus tumbuh menjadi pemuda yang cerdas, pandai bergaul, dan agak konyol. Semua jenjang pendidikan diselesaikan Dinosaurus dengan cumlaude. Tapi kata teman-temannya dia agak konyol alias aneh. Mengapa? Karena hobinya adalah membagi-bagikan gambar Dinosaurus—bukan fotonya, kepada semua temannya. Gambar itu dibuatnya di kertas kecil beukuran 5 kali 5 sentimeter. Hampir semua orang yang dijumpainya diberi gambar buatan tangannya. Dan ketika memberi gambar itu dia selalu memohon ”tolong disimpan yang baik ya, jangan dibuang, pliss kumohon.”
Dalam sehari minimal Dinosaurus menggambar 10 buah gambar dan dibagikan kepada 10 orang temannya. Dan itu berarti minimal Dinosaurus harus menambah 10 teman baru setiap harinya. Kegiatan menggambar dan membagikan itu sudah dilakaukan Dinosaurus selama 5 tahun di koloni gotbush. Jika satu tahun 365 hari, sehari membuat minimal 10 gmbar, dan dilakukan selama 5 tahun berarti (365 x 10 x 5) minimal Dinosaurus sudah membagikan 18250 orang yang telah menerima gambar dari Dinosaurus. Dan yang harus disadari adalah gambar itu diberikan langsung dari tangan Dinosaurus.
***
Detik-detik menjelang pemilihan pemimpin koloni gotbush, Dinosaurus mengaddakan konvesi penerima gambar Dinosaurus kecil dari salah satu calon pemimpin koloni gotbush. 15.000 orang menghadiri konvensi ini. Dan dengan permintaan dari Dinosaurus mereka yang hadir semuanya berkenan menjadi tim relawan pemenangan Dinosaurus. Dinosaurus meminta setiap relawan menggambar minimal seorang menggambar satu dinosaurus kecil setiap harinya untuk diberikan kepada satu orang yang baru dikenalnya dan memohon untuk memilih Dinosaurus sebagai pemimpin koloni gotbush pada pemilihan nanti.
Dan tibalah saat-saat pemilihan. Dan sungguh luar biasa. Dinosaurus terpilih menjadi pemimpin koloni gotbush. Seperti cerita yang dibuat ibunya Dinosaurus menjadi pemimpin yang bijaksana.
PS: silturahim itu indah BRO!
***
Ada satu calon pemimpin koloni gotbush yang tidak diperhitungkan oleh calon-calon yang lain. Dia adalah Dinosaurus. Ini nama asli manusia di negeri utopis, koloni gotbush. Sewaktu hamil dahulu ibu dari Dinosaurus sangat suka menulis cerita tentang Dinosaurus. Salah satu cerita yang dibuatnya adalah tentang pemimpin di negeri dinosaurus yang amat sangat bijaksana. Karena terinspirasi dari cerita yang dibuatnya sendiri, ketika anaknya lahir diberi nama Dinosaurus.
Dua puluh lima tahun kemudian Dinosaurus tumbuh menjadi pemuda yang cerdas, pandai bergaul, dan agak konyol. Semua jenjang pendidikan diselesaikan Dinosaurus dengan cumlaude. Tapi kata teman-temannya dia agak konyol alias aneh. Mengapa? Karena hobinya adalah membagi-bagikan gambar Dinosaurus—bukan fotonya, kepada semua temannya. Gambar itu dibuatnya di kertas kecil beukuran 5 kali 5 sentimeter. Hampir semua orang yang dijumpainya diberi gambar buatan tangannya. Dan ketika memberi gambar itu dia selalu memohon ”tolong disimpan yang baik ya, jangan dibuang, pliss kumohon.”
Dalam sehari minimal Dinosaurus menggambar 10 buah gambar dan dibagikan kepada 10 orang temannya. Dan itu berarti minimal Dinosaurus harus menambah 10 teman baru setiap harinya. Kegiatan menggambar dan membagikan itu sudah dilakaukan Dinosaurus selama 5 tahun di koloni gotbush. Jika satu tahun 365 hari, sehari membuat minimal 10 gmbar, dan dilakukan selama 5 tahun berarti (365 x 10 x 5) minimal Dinosaurus sudah membagikan 18250 orang yang telah menerima gambar dari Dinosaurus. Dan yang harus disadari adalah gambar itu diberikan langsung dari tangan Dinosaurus.
***
Detik-detik menjelang pemilihan pemimpin koloni gotbush, Dinosaurus mengaddakan konvesi penerima gambar Dinosaurus kecil dari salah satu calon pemimpin koloni gotbush. 15.000 orang menghadiri konvensi ini. Dan dengan permintaan dari Dinosaurus mereka yang hadir semuanya berkenan menjadi tim relawan pemenangan Dinosaurus. Dinosaurus meminta setiap relawan menggambar minimal seorang menggambar satu dinosaurus kecil setiap harinya untuk diberikan kepada satu orang yang baru dikenalnya dan memohon untuk memilih Dinosaurus sebagai pemimpin koloni gotbush pada pemilihan nanti.
Dan tibalah saat-saat pemilihan. Dan sungguh luar biasa. Dinosaurus terpilih menjadi pemimpin koloni gotbush. Seperti cerita yang dibuat ibunya Dinosaurus menjadi pemimpin yang bijaksana.
PS: silturahim itu indah BRO!
sejarah blog blog

sejarah haruslah dilihat sebagai sesuatu yang bermanfaat untuk masa depan yang mencerahkan
berkali-kali buat blog aku bosan
semoga aku ndak bosan dengan blog baru ini ya
blog-blog lamaku
seperti :ranggaprimadasa.wordpress.com dan superpembelajar.blogspot.com sudah kutinggalkan
dan di sinilah aku sekarang membebaskan diri
dan kupu-kupu merah ini adalah lambang kebebasanku sekarang
terbanglah....
tetaplah menatap ke depan
meski dunia sombong padamu
meski dunia tak peduli padamu
meski dunia merendahkanmu
tetaplah menatap kedepan
dan optimis
meski dunia tak peduli padamu
meski dunia merendahkanmu
tetaplah menatap kedepan
dan optimis
islamkan hamba
Aku sudah penuh dosa
Aku lalai
Aku munafik
Aku ingkar
Aku terhanyut dalam kenikmatan dunia
Astaghfirullah
Ampuni hamba
Ya rabb jernihkan kembali qolbu ini
Jernihkan ya rabb
Aku ingin berdagang denganMU
Menjadi abdiMU
Menyampaikan perintahMUmeski seayat
Beri hamba ilmu ya rabb
Beri hamba kesempatan ya rabb
Tuhan semesta alam
Islam adalah rahmatan lil alamin
Maka islamkanlah hamba ya rabb
Hamba adalah bagian dari ciptaanMU
Sayangi hamba ya rabb
Jaga keislaman hamba ya rabb
Pemikiran hamba islamkan ya rabb
Islamkan hamba secara kaffah
Aku lalai
Aku munafik
Aku ingkar
Aku terhanyut dalam kenikmatan dunia
Astaghfirullah
Ampuni hamba
Ya rabb jernihkan kembali qolbu ini
Jernihkan ya rabb
Aku ingin berdagang denganMU
Menjadi abdiMU
Menyampaikan perintahMUmeski seayat
Beri hamba ilmu ya rabb
Beri hamba kesempatan ya rabb
Tuhan semesta alam
Islam adalah rahmatan lil alamin
Maka islamkanlah hamba ya rabb
Hamba adalah bagian dari ciptaanMU
Sayangi hamba ya rabb
Jaga keislaman hamba ya rabb
Pemikiran hamba islamkan ya rabb
Islamkan hamba secara kaffah
9 Feb 2009
menebar benih kebaikan
selama belum kiamat..............
ayo kita menanam benih2 kebaikan...
tebarlah senyum dari hatimu.................huuuuu....hu.....
ayo kita menanam benih2 kebaikan...
tebarlah senyum dari hatimu.................huuuuu....hu.....
hewan utopis
Di negeri utopis tak ada hewan langka. Kenapa demikian? Karena semua hewan tidak diburu. Karena tak ada orang mencari tanduk badak untuk koleksi. Karena semuanyua dibiarkan hidup dihabitatnya. Karena hewan langka tidak ada maka peraturan untuk perlindungan hewwan langka tidak ada. Tapi memang di negeri utopis tidak ada di negeri utopis. Lalu bagaimana mungkin masyarakat negeri utopis hidup tak memburu hewan. Karena mereka sadar keseimbangan ekosistem. Karena masyarakat utopis tak ingin merusak yang sudah indah. Karena hewan langka bertetangga dengan masyarakat. Karena hewan langka jumlahnya sama dengan hewan yang tak langka.karena tidak ada kata-kata hewan langka di negeri utopis.
where do you go from here?
Where do you go from here
Oleh: Rangga Primadasa
Where do you go from here? Kemana kamu akan pergi dari sini? Sebuah pertanyaan filosofis yang harus dijawab seseorang. Pertanyaan yang lebih cocok dijawab dalam satu posisi pencapaian tertentu. Untuk kemudian merencanakan sesuatu yang harus direncanakan. Bisa cita-cita, mimpi-mimpi yang harus dicapai, ataupun pencapaian yang belum tercapai.
Where do you go from here? Seorang yang baru saja lulus kuliah mendapat pertanyaan ini namun kebingungan dan menjawab ikut arus saja. Aku tak mau ada jawaban seperti itu dari kamu yang membaca tulisan ini. Renungkan kembali pertanyaan ini. Where do you go from here?
Oleh: Rangga Primadasa
Where do you go from here? Kemana kamu akan pergi dari sini? Sebuah pertanyaan filosofis yang harus dijawab seseorang. Pertanyaan yang lebih cocok dijawab dalam satu posisi pencapaian tertentu. Untuk kemudian merencanakan sesuatu yang harus direncanakan. Bisa cita-cita, mimpi-mimpi yang harus dicapai, ataupun pencapaian yang belum tercapai.
Where do you go from here? Seorang yang baru saja lulus kuliah mendapat pertanyaan ini namun kebingungan dan menjawab ikut arus saja. Aku tak mau ada jawaban seperti itu dari kamu yang membaca tulisan ini. Renungkan kembali pertanyaan ini. Where do you go from here?
keihan
Kejelasan dari keihan
By: dexteR neutRon
Keihan duduk termenung. Termenung tak jelas. Dia hanya datang membantu kemarin. Membantu karena merasa bagian dari bangunan yang telah dibangun. Dan karena dia dekat dengan pemangku utama bangunan itu.
Keihan berdiskusi di ujung dan dimanapun sementara konstelasi berlangsung gemuruh. Ya ini adalah saat-saat menegangkan siapa yang akan menggantikan seorang pemangku utama bangunan itu. Bangunan itu adalah organisasi.
Dan keanehan dan anomali kejaiban keihan terpilih da;am konstelasi.
Tapi apa arti semua itu jika keihan tak mampu melihat bagaimana menjaga bangunan tetap utuh dan terus terbangun sebagaimana mestinya. Berada di puncak pimpinan itu menurut beberapa nasihat haruslah tenang agar bisa melihat segala sesuatunya dengan jelas. Agar sesuatu kebenaran terlihat sebagai kebenaran. Agar suatu kebusukan terlihat sebagai kebusukan.
ketika makan biscuit roma
By: dexteR neutRon
Keihan duduk termenung. Termenung tak jelas. Dia hanya datang membantu kemarin. Membantu karena merasa bagian dari bangunan yang telah dibangun. Dan karena dia dekat dengan pemangku utama bangunan itu.
Keihan berdiskusi di ujung dan dimanapun sementara konstelasi berlangsung gemuruh. Ya ini adalah saat-saat menegangkan siapa yang akan menggantikan seorang pemangku utama bangunan itu. Bangunan itu adalah organisasi.
Dan keanehan dan anomali kejaiban keihan terpilih da;am konstelasi.
Tapi apa arti semua itu jika keihan tak mampu melihat bagaimana menjaga bangunan tetap utuh dan terus terbangun sebagaimana mestinya. Berada di puncak pimpinan itu menurut beberapa nasihat haruslah tenang agar bisa melihat segala sesuatunya dengan jelas. Agar sesuatu kebenaran terlihat sebagai kebenaran. Agar suatu kebusukan terlihat sebagai kebusukan.
ketika makan biscuit roma
hidup yang tak direfleksikan tak pantas dilanjutkan
hidup yang tak direfleksikan tak pantas dilanjutkan
aku taj banyak merefkelsikan kehidupan
lalu
pantaskah aku
hidup?
aku ingin merefleksikan setiap detik kehidupanku...
aku taj banyak merefkelsikan kehidupan
lalu
pantaskah aku
hidup?
aku ingin merefleksikan setiap detik kehidupanku...
dunia tanpa rangga primadasa
aku pikir dunia tanpa diriku
adalah dunia yang indah
itu artinya aku masih belum ada artinya di dunia: eksistensiku kosong untuk kebermanfaatan
dan proses menuju satu dari kosong itu sungguh butuh perjuangan!!
berjuang dan bergerak
bernafas dan merangkak
adalah dunia yang indah
itu artinya aku masih belum ada artinya di dunia: eksistensiku kosong untuk kebermanfaatan
dan proses menuju satu dari kosong itu sungguh butuh perjuangan!!
berjuang dan bergerak
bernafas dan merangkak
aku ingin mencari kematian
aku ingin mencari kematian untuk mendapatkan kehidupan
kematian apa yang kucari
kematian kesombongan
kematian kemunafikan
kematian kebodohan
kematian apa yang kucari
kematian kesombongan
kematian kemunafikan
kematian kebodohan
Allah kuatkanlah hambamu dalam perjuangan ini!
sebenarnya tidak ada perjuangan yang ringan
aku paham itu
Allah kuatkanlah hambaMu dalam perjuangan ini
perjuangan menjaga eksistensi PII
perjuangan menjaga dakwah pelajar
aku ingin berkata: aku kecewa
dengan semua dosa yang keperbuat
dengan kebodohanku
berilah jalan yang lurus itu pada petunjukMU Allah
aku paham itu
Allah kuatkanlah hambaMu dalam perjuangan ini
perjuangan menjaga eksistensi PII
perjuangan menjaga dakwah pelajar
aku ingin berkata: aku kecewa
dengan semua dosa yang keperbuat
dengan kebodohanku
berilah jalan yang lurus itu pada petunjukMU Allah
13 Jan 2009
generasi aura kasih
Generasi aura kasih
“telah kuberi rambutku, telah kuberi bibirku, telah kuberi dadaku, telah kuberi tubuhku, habis sudah.”
--sebuah lirik lagu mata keranjang yang dipopulerkan aura kasih
Inilah generasi wanita-wanita zaman sekarang, wanita-wanita yang menikmati hidup glamour, hura-hura, pesta tiap malam. Dan sungguh nista sekali tak mampu mempertahankan keperawanan yang dimilikinya. Semuanya diumbar habis-habisan kepada semua lelaki yang punya uang. Kasihan sekali generasi wanita zaman ini. Dan ketika memasuki kampus maka kau akan tercengang dengan bagaimana wanita-wanita itu berpakaian. Minim, tipis, ketat, dan kekurangan kain. Inilah zaman edan. Zaman berahi mudah sekali dibangkitkan. Zaman yang harus kuat iman jika mau bertahan dengan keperjakaan dan keperawanan. Bisakah kita pemuda pemudi Indonesia kembali merenungi diri sebagai manusia yang beradab, manusia berperadaban timur.. Aku pun menginginkan wanita. Tapi jauh di lubuk hati kecilku hanya menginginkan wanita-wanita yang beradab. Seperti aisyah mungkin.
“telah kuberi rambutku, telah kuberi bibirku, telah kuberi dadaku, telah kuberi tubuhku, habis sudah.”
--sebuah lirik lagu mata keranjang yang dipopulerkan aura kasih
Inilah generasi wanita-wanita zaman sekarang, wanita-wanita yang menikmati hidup glamour, hura-hura, pesta tiap malam. Dan sungguh nista sekali tak mampu mempertahankan keperawanan yang dimilikinya. Semuanya diumbar habis-habisan kepada semua lelaki yang punya uang. Kasihan sekali generasi wanita zaman ini. Dan ketika memasuki kampus maka kau akan tercengang dengan bagaimana wanita-wanita itu berpakaian. Minim, tipis, ketat, dan kekurangan kain. Inilah zaman edan. Zaman berahi mudah sekali dibangkitkan. Zaman yang harus kuat iman jika mau bertahan dengan keperjakaan dan keperawanan. Bisakah kita pemuda pemudi Indonesia kembali merenungi diri sebagai manusia yang beradab, manusia berperadaban timur.. Aku pun menginginkan wanita. Tapi jauh di lubuk hati kecilku hanya menginginkan wanita-wanita yang beradab. Seperti aisyah mungkin.
utumn salsabila
Dunia Autumn Salsabila
“Ini adalah petualangan tanpa batas”ucap Ass ketika memasuki 17 tahun dalam refleksinya dalam sebuah blog. Panggil saja dia Ass. Itu adalah panggilan terburuk yang pernah dia dapatkan tapi dengan rendah hati dia menerimanya. Ini mengingatkan kita pada shakspeare—apalah arti sebuah nama.
Di sudut depan kanan kelas dua SMA Matahari Terbit Lumajang Ass duduk manis. Itu adalah sebuah kelas yang binatangisme—nya sangat kental. Di komunitas kelas itu mereka saling memanggil dengan nama yang aneh-aneh. Ada yang dipanggil anjing, kuda nil, jerapah, ataupun bejo. Kurang paham juga tetapi rupa-rupanya binatangisme memang sedang mewabah akhir-akhir ini. Kita tidak akan lupa dengan kambingjantan atau babi ngesot sebutan untuk raditya dika bukan? Kurang tahu juga sejak kapan binatangisme ini muncul. Yang jelas sekarang sedang mewabah. Ini benar-benar gila. Apakah ini bentuk kerendahan hati dan perendahan diri ataukah ini pertanda mental manusia sekarang yang benar-benar mirip binatang?
Autumn Salsabila—itu adalah nama asli yang dimilikinya. Nama itu sangat pantas di sandangnya. Kenapa? Karena nama itu begitu indah dan sangat sinkron dengan keindahan wajahnya, tubuhnya, dan perangainya. Autumn berarti musim gugur sedangkan salsabila adalah mata air dari surga. Dapat digabung menjadi seorang manusia yang dilahirkan dengan harapan orang tuanya agar dia menjadi mata air dari surga di musim gugur. Untuk semua orang di sekitarnya. Dan ini memang benar-benar harapan kedua orang tuanya.
Ass adalah panggilan terburuknya yang sebenarnya dia ciptakan sendiri dan dia promosikan sendiri. Di sekolahnya sebenarnya dia dipanggil Autumn—sama dengan namanya. Tetapi di blog pribadinya dia menyebut dirinya Ass. Epistemologi yang dia ciptakan adalah sebagai berikut:
“saat siang-siang aku berjalan lunak sekali dan tiba-tiba ada penjual es. Es…es…es…, wah aku terkenal sekali ya di daerah yang tak dikenal pun aku dipanggil-panggi. Panggil aku Ass dan dibaca Es. Ass adalah singkatan dari namaku dengan tambahan satu huruf s. Di dalam kamus Ass artinya keledai atau manusia bodoh. Ya aku memang mirip keledai dan bodoh. Lihat saja nilaiku hancur semester kemarin.”
Sejak kemunculan nama itu di blognya dan dibaca oleh para pengagum rahasianya yang jumlahnya bisa lebih dari 20—an anak di sekolahnya. Panggilan itu kian popular di sekolahnya. Dan Autumn merasa tenang-tenang saja. Dia benar-benar tersihir dengan dunia citra yang menipu. Dunia yang hanya mencari eksistensi yang tak terarah. Ingin dianggap berbeda. Ingin diperhatikan dunia.
Es adalah remaja yang populis di sekolahnya. Dia adalah pengurus OSIS sekaligus anak Dancer. Dia benar-benar eksis. Tak diragukan lagi. Sebagai pengurus OSIS SMA Matahari terbit dia sangat piawai memainkan perannya. Ngomongnya sangat cekatan kerjanya ceplas-ceplos. Sebagai anak Dancer dia menjadi ketuanya dan dalam berbagai event dia menang.
***
Belum pernah Autumn memiliki seorang pacar pun. Namun memasuki usia 17—nya dia pertama kali mencoba seorang yang bernama Resa. Dari sudut pandang manapun tak ada cacat dari seorang Resa. Dia tampan, penabuh drum (anak band), dan ketua OSIS.
Di dlam blognya Es menulis: sedang cari pacar!. Dan seminggu kemudian ada anak di kelsanya yang menyatakan cintanya dengan bunga mawar. Tapi ditolaknya dengan santun. Lalu ada lagi teman kelas sebelahnya. Lalu kakak kelasnya. Lalu adik kelasnya. Semua tertolak. Dan ketika usai rapat OSIS di ruang OSIS Autumn mengungkapkan rasa sukanya pada Resa. Resa hanya menjawan: OK bisa kita coba, tapi ada satu prinsip hidupku yang tak boleh kau ganngu gugat: Cinta bagiku adalah tiket untuk mendapatkan kebebasan. Baiklah aku tak akan mengganggu kebebasanmu. Mereka berpacaran akhirnya. Kegiatan pacaran mereka agak sebagai berikut: makan bareng dikantim waktu istirahat, ngerjakan tugas bersama, datang dalam pameran buku bersama. Ya begitulah tak ada antar jemput segala. Tak banyak berpegangan tangan. Tak banyak bahasa romantis.
***
Sebulan setelah berpacaran…
“Aku memilihmu sebagai pacarku karena kau begitu memesonaku tapi aku bosan dengan sikap dinginmu itu kita putus saja.” Sms itu terkirim dari handphone Autumn.
“OK kita putus.” Santai sekali Resa membalas.
Meski putus tetapi ketika Resa mengajak ke kantin pada saat istirahat Autumn mau-mau saja.
“kau mau cari pacar lagi?”Tanya Resa pelan.
“ndak lah, mau jomblo aja, seperti katamu dulu: cinta haruslah menjadi tiket kebebasan. Mungkin kamu merasa mendapat tiket itu ketika berpacaran denganku tetapi malah aku yang tak mendapat tiket itu.”jawab Autumn.
“Oh…rupanya kamu punya prinsip itu juga ya.”jawab Resa lagi.
“sama kalau begitu denganku, aku juga mau jomblo dulu aja, tapi sekarang kita tetap bersahabat bukan?”Tanya Resa.
“tentu saja.”jawab Autumn.
“Oh iya kapan lomba dancer tingkat kabupatennya?”Tanya Resa.
“seminggu lagi.” Jawab Autumn
“di gelora wira bhakti kan, insyaallah datang.”
***
Ketika perlombaan Dancer…
“Seperti dugaanku kau pasti menang lagi.”ungkap Resa.
“ya…aku bahagia sekali pokoknya, nanti malam mau kutraktir.”ungkap Autumn.
“Oh…perutku tentu akan bergembira.”jawab Resa dengan gelak tawa keduanya yang kemudian mengudara. Tangisan bahagia dari wajah Autumn tak terlihat lagi. Kebahagiaan yang diungkap kepada seorang dekat kita adalah kebahagiaan yang tak terkira—begitulah tertulis manis di blognya Autumn.
***
Sejak kelas satu SMP Autumn Salsabila adalah anak yang gemar membaca dan menulis. Buku apapun dia baca. Dan kebiasaan yang mulai dibangun kala itu adalah: menulis buku harian meski mungkin per harinya hanya dua kalimat saja jika benar-benar malas dan tak tahu mau menulis apa. Ketika memasuki kelas 1 SMA Autumn mulai menulis buku hariannya di blog. Satu prinsip yang dianutnya adalah: kehidupan yang tak direfleksikan tak pantas untuk dilanjutkan. Sebuah pendapat dari socretes yang dia temukan sebagai pembuka dalam sebuah buku.
Kesibukannya sebagai pengurus OSIS dan Dancer pun rupanya tak mampu merubah kebiasaan menullisnya. Menjelang tidur dia selalu online. Selain di blognya, Autumn juga aktif di jejaring social (social network). Entahlah sepertinya semua anak muda di Indonesia sedang demam duania maya. Dan Autumn juga bagian dari mereka.
Satu kegiatan yang disenanginya adalah: setelah membaca sebuah novel, dia lantas mengikuti forum yang mendiskusikan tentang novel tersebut. Sepertinya ada dahaga yang hilang. Dia share betapa dia mengagumi bahasanya atau tidak suka dengan karakter A atau B.
***
Saat liburan semester 1 kelas 3 SMA adalah saat-saat paling memprihatinkan dalam dunia Autumn. Dia menghabiskan hari-harinya di depan layar Komputer.
“Autumn makan dulu!”perintah sang ibu.
“sebentar bu.”jawab Autumn.
Apa yang terjadi dengannya? Ya benar saja. Setelah putus dari Resa kini Autumn memiliki pacar baru: pacar yang dia dapat ari dunia maya. Siapa dia? Namanya Harun. Dia adalah mahasiswa semester 1 sebuah Universitas Negeri di Surabaya. Awalnya hanya bertemu di jejaring sosial, kemudian saling chatting, dan akhirnya mereka putuskan untuk menjalin cinta.
***
Harun…
Siapakah dia? Anak jurusan teknik informatika. Tidak pernah sekalipun berpacaran. Dan Autumn adalah pacar pertamanya dari dunia maya. Dan akhirnya menjadi pacar di dunia nyata. Mengenai alasannya memilih pacar yang masih SMA, itu karena menurutnya anak SMA masih polos-polos.
Sejak SMA Harun adalah pemalu. Namun kini dia berubah. Lingkungan saja yang membuatnya berubah. Seseorang memang bisa berubah dipengaruhi dari dirinya dan dari lingkungannya. Sewaktu SMA Harun adalah anak Rohis yang memakai celana di atas mata kaki dan jenggot dipanjangkan. Namun kini jenggotnya dipotong habis dan memakai celana pensil adalah kesukaannya. Ini tidak substansial pikirnya. Di lingkungan kosnya Harun terkenal pendiam dan menutup diri. Karena memang dia hobi online. Sampai mendapatkan cintanya dari online.
***
Meski dia merasa mampu mengibuli si Autumn tetapi dia tidak melakukannya. Sekali waktu dia datang ke rumah Autumn, dia tidak memagang dan menyentuh sedikit pun Autumn. Aneh tapi nyata. Meski menyentuh yang bukan muhrim bukanlah yang substansial dalam kehidupan keberagaannya namun tetap dijalankannya. Entah mengapa. Yang jelas dalam kehidupan ini pengetahuan manusia akan segala hal akan terus berkembang dan itu seiring dengan prinsip yang dijalaninya. Begitu juga dengan Harun. Dalam masaha jenggot dan celana tadi misalnya. Lalu dengan masalah pegangan tangan non muhrim. Terjadi paradoks memang. Ketiga hal yang jadi kajian dihubungkan dengak kesubstansiannya tapi dalam masalah menyentuh wanita non muhrim harun memilih tak menyentuh karena nanti takut ketagihan. Khawatir ingin menyentuh yang lebih.
***
Bagi Autumn sendiri mendapatkan pacar seorang Harun adalah berkah yang luar biasa. Setiap hari selalu saja ada nasihat yang menentramkan hatinya. Selalu ada ajakan untuk beramar makruf nahi mungkar. Setiap malam Autumn dibangunkan untuk shalat tahajjud meski jarang terbangun.
Ada satu hal yang sungguh menjadi pertempuran dalam benak Autumn. Saat chatting dengan Harun dia bercerita akan mengikutu lomba dancer, ini tahun ketiga bagiku dan aku harus menang—ungkap Autumn. Tetapi Harun berkata:
“ada baiknya kamu berhenti jadi dancer.”kata harun
“enak saja, ini adalah hidupku, dancer telah menyatu dalam diriku.”jawab Autumn.
Satu prinsip yang dia dapat dari Resa: cinta adalah tiket menuju kebebasan. Prinsip itu begitu melekat sampai akhirnya…
“kita putus saja ya.”kata Autumn. Sejak saat itu Autumn tidak lagi banyak online. Hanya online untuk mencari tugas saja. Dan kini kembali lagi dia menulis buku hariannya di kertas. Dan semua email dari Harun tak pernah dibalsanya. Jejaring sosial pun dia enggan. Apalagi chatting.
Autumn kini menikmati dunia dancernya tanpa ada larangan dari manapun. Memang benar apa yang dikatakan Paulo Coelho dalam veronika memilih mati.
Setiap orang mempunyai keunikan, dengan kualitas, naluri, serta kesenangan dan hasrat bertualang masing-masing. Meskipun demikian masyarakat selalu memaksakan perilaku kolektif, sehingga orang tidak lagi berpikir mengapa ia harus mengikuti perilaku itu.
***
Puisi perpisahan
By Ess
Kau adalah pualam
Indah menawan
Memukau hatiku
Menusuk relung-relungnya
Kau adalah udara
Memberi nafasku
Tapi udara beracun
Lebih mirip asap rokok
“Ini adalah petualangan tanpa batas”ucap Ass ketika memasuki 17 tahun dalam refleksinya dalam sebuah blog. Panggil saja dia Ass. Itu adalah panggilan terburuk yang pernah dia dapatkan tapi dengan rendah hati dia menerimanya. Ini mengingatkan kita pada shakspeare—apalah arti sebuah nama.
Di sudut depan kanan kelas dua SMA Matahari Terbit Lumajang Ass duduk manis. Itu adalah sebuah kelas yang binatangisme—nya sangat kental. Di komunitas kelas itu mereka saling memanggil dengan nama yang aneh-aneh. Ada yang dipanggil anjing, kuda nil, jerapah, ataupun bejo. Kurang paham juga tetapi rupa-rupanya binatangisme memang sedang mewabah akhir-akhir ini. Kita tidak akan lupa dengan kambingjantan atau babi ngesot sebutan untuk raditya dika bukan? Kurang tahu juga sejak kapan binatangisme ini muncul. Yang jelas sekarang sedang mewabah. Ini benar-benar gila. Apakah ini bentuk kerendahan hati dan perendahan diri ataukah ini pertanda mental manusia sekarang yang benar-benar mirip binatang?
Autumn Salsabila—itu adalah nama asli yang dimilikinya. Nama itu sangat pantas di sandangnya. Kenapa? Karena nama itu begitu indah dan sangat sinkron dengan keindahan wajahnya, tubuhnya, dan perangainya. Autumn berarti musim gugur sedangkan salsabila adalah mata air dari surga. Dapat digabung menjadi seorang manusia yang dilahirkan dengan harapan orang tuanya agar dia menjadi mata air dari surga di musim gugur. Untuk semua orang di sekitarnya. Dan ini memang benar-benar harapan kedua orang tuanya.
Ass adalah panggilan terburuknya yang sebenarnya dia ciptakan sendiri dan dia promosikan sendiri. Di sekolahnya sebenarnya dia dipanggil Autumn—sama dengan namanya. Tetapi di blog pribadinya dia menyebut dirinya Ass. Epistemologi yang dia ciptakan adalah sebagai berikut:
“saat siang-siang aku berjalan lunak sekali dan tiba-tiba ada penjual es. Es…es…es…, wah aku terkenal sekali ya di daerah yang tak dikenal pun aku dipanggil-panggi. Panggil aku Ass dan dibaca Es. Ass adalah singkatan dari namaku dengan tambahan satu huruf s. Di dalam kamus Ass artinya keledai atau manusia bodoh. Ya aku memang mirip keledai dan bodoh. Lihat saja nilaiku hancur semester kemarin.”
Sejak kemunculan nama itu di blognya dan dibaca oleh para pengagum rahasianya yang jumlahnya bisa lebih dari 20—an anak di sekolahnya. Panggilan itu kian popular di sekolahnya. Dan Autumn merasa tenang-tenang saja. Dia benar-benar tersihir dengan dunia citra yang menipu. Dunia yang hanya mencari eksistensi yang tak terarah. Ingin dianggap berbeda. Ingin diperhatikan dunia.
Es adalah remaja yang populis di sekolahnya. Dia adalah pengurus OSIS sekaligus anak Dancer. Dia benar-benar eksis. Tak diragukan lagi. Sebagai pengurus OSIS SMA Matahari terbit dia sangat piawai memainkan perannya. Ngomongnya sangat cekatan kerjanya ceplas-ceplos. Sebagai anak Dancer dia menjadi ketuanya dan dalam berbagai event dia menang.
***
Belum pernah Autumn memiliki seorang pacar pun. Namun memasuki usia 17—nya dia pertama kali mencoba seorang yang bernama Resa. Dari sudut pandang manapun tak ada cacat dari seorang Resa. Dia tampan, penabuh drum (anak band), dan ketua OSIS.
Di dlam blognya Es menulis: sedang cari pacar!. Dan seminggu kemudian ada anak di kelsanya yang menyatakan cintanya dengan bunga mawar. Tapi ditolaknya dengan santun. Lalu ada lagi teman kelas sebelahnya. Lalu kakak kelasnya. Lalu adik kelasnya. Semua tertolak. Dan ketika usai rapat OSIS di ruang OSIS Autumn mengungkapkan rasa sukanya pada Resa. Resa hanya menjawan: OK bisa kita coba, tapi ada satu prinsip hidupku yang tak boleh kau ganngu gugat: Cinta bagiku adalah tiket untuk mendapatkan kebebasan. Baiklah aku tak akan mengganggu kebebasanmu. Mereka berpacaran akhirnya. Kegiatan pacaran mereka agak sebagai berikut: makan bareng dikantim waktu istirahat, ngerjakan tugas bersama, datang dalam pameran buku bersama. Ya begitulah tak ada antar jemput segala. Tak banyak berpegangan tangan. Tak banyak bahasa romantis.
***
Sebulan setelah berpacaran…
“Aku memilihmu sebagai pacarku karena kau begitu memesonaku tapi aku bosan dengan sikap dinginmu itu kita putus saja.” Sms itu terkirim dari handphone Autumn.
“OK kita putus.” Santai sekali Resa membalas.
Meski putus tetapi ketika Resa mengajak ke kantin pada saat istirahat Autumn mau-mau saja.
“kau mau cari pacar lagi?”Tanya Resa pelan.
“ndak lah, mau jomblo aja, seperti katamu dulu: cinta haruslah menjadi tiket kebebasan. Mungkin kamu merasa mendapat tiket itu ketika berpacaran denganku tetapi malah aku yang tak mendapat tiket itu.”jawab Autumn.
“Oh…rupanya kamu punya prinsip itu juga ya.”jawab Resa lagi.
“sama kalau begitu denganku, aku juga mau jomblo dulu aja, tapi sekarang kita tetap bersahabat bukan?”Tanya Resa.
“tentu saja.”jawab Autumn.
“Oh iya kapan lomba dancer tingkat kabupatennya?”Tanya Resa.
“seminggu lagi.” Jawab Autumn
“di gelora wira bhakti kan, insyaallah datang.”
***
Ketika perlombaan Dancer…
“Seperti dugaanku kau pasti menang lagi.”ungkap Resa.
“ya…aku bahagia sekali pokoknya, nanti malam mau kutraktir.”ungkap Autumn.
“Oh…perutku tentu akan bergembira.”jawab Resa dengan gelak tawa keduanya yang kemudian mengudara. Tangisan bahagia dari wajah Autumn tak terlihat lagi. Kebahagiaan yang diungkap kepada seorang dekat kita adalah kebahagiaan yang tak terkira—begitulah tertulis manis di blognya Autumn.
***
Sejak kelas satu SMP Autumn Salsabila adalah anak yang gemar membaca dan menulis. Buku apapun dia baca. Dan kebiasaan yang mulai dibangun kala itu adalah: menulis buku harian meski mungkin per harinya hanya dua kalimat saja jika benar-benar malas dan tak tahu mau menulis apa. Ketika memasuki kelas 1 SMA Autumn mulai menulis buku hariannya di blog. Satu prinsip yang dianutnya adalah: kehidupan yang tak direfleksikan tak pantas untuk dilanjutkan. Sebuah pendapat dari socretes yang dia temukan sebagai pembuka dalam sebuah buku.
Kesibukannya sebagai pengurus OSIS dan Dancer pun rupanya tak mampu merubah kebiasaan menullisnya. Menjelang tidur dia selalu online. Selain di blognya, Autumn juga aktif di jejaring social (social network). Entahlah sepertinya semua anak muda di Indonesia sedang demam duania maya. Dan Autumn juga bagian dari mereka.
Satu kegiatan yang disenanginya adalah: setelah membaca sebuah novel, dia lantas mengikuti forum yang mendiskusikan tentang novel tersebut. Sepertinya ada dahaga yang hilang. Dia share betapa dia mengagumi bahasanya atau tidak suka dengan karakter A atau B.
***
Saat liburan semester 1 kelas 3 SMA adalah saat-saat paling memprihatinkan dalam dunia Autumn. Dia menghabiskan hari-harinya di depan layar Komputer.
“Autumn makan dulu!”perintah sang ibu.
“sebentar bu.”jawab Autumn.
Apa yang terjadi dengannya? Ya benar saja. Setelah putus dari Resa kini Autumn memiliki pacar baru: pacar yang dia dapat ari dunia maya. Siapa dia? Namanya Harun. Dia adalah mahasiswa semester 1 sebuah Universitas Negeri di Surabaya. Awalnya hanya bertemu di jejaring sosial, kemudian saling chatting, dan akhirnya mereka putuskan untuk menjalin cinta.
***
Harun…
Siapakah dia? Anak jurusan teknik informatika. Tidak pernah sekalipun berpacaran. Dan Autumn adalah pacar pertamanya dari dunia maya. Dan akhirnya menjadi pacar di dunia nyata. Mengenai alasannya memilih pacar yang masih SMA, itu karena menurutnya anak SMA masih polos-polos.
Sejak SMA Harun adalah pemalu. Namun kini dia berubah. Lingkungan saja yang membuatnya berubah. Seseorang memang bisa berubah dipengaruhi dari dirinya dan dari lingkungannya. Sewaktu SMA Harun adalah anak Rohis yang memakai celana di atas mata kaki dan jenggot dipanjangkan. Namun kini jenggotnya dipotong habis dan memakai celana pensil adalah kesukaannya. Ini tidak substansial pikirnya. Di lingkungan kosnya Harun terkenal pendiam dan menutup diri. Karena memang dia hobi online. Sampai mendapatkan cintanya dari online.
***
Meski dia merasa mampu mengibuli si Autumn tetapi dia tidak melakukannya. Sekali waktu dia datang ke rumah Autumn, dia tidak memagang dan menyentuh sedikit pun Autumn. Aneh tapi nyata. Meski menyentuh yang bukan muhrim bukanlah yang substansial dalam kehidupan keberagaannya namun tetap dijalankannya. Entah mengapa. Yang jelas dalam kehidupan ini pengetahuan manusia akan segala hal akan terus berkembang dan itu seiring dengan prinsip yang dijalaninya. Begitu juga dengan Harun. Dalam masaha jenggot dan celana tadi misalnya. Lalu dengan masalah pegangan tangan non muhrim. Terjadi paradoks memang. Ketiga hal yang jadi kajian dihubungkan dengak kesubstansiannya tapi dalam masalah menyentuh wanita non muhrim harun memilih tak menyentuh karena nanti takut ketagihan. Khawatir ingin menyentuh yang lebih.
***
Bagi Autumn sendiri mendapatkan pacar seorang Harun adalah berkah yang luar biasa. Setiap hari selalu saja ada nasihat yang menentramkan hatinya. Selalu ada ajakan untuk beramar makruf nahi mungkar. Setiap malam Autumn dibangunkan untuk shalat tahajjud meski jarang terbangun.
Ada satu hal yang sungguh menjadi pertempuran dalam benak Autumn. Saat chatting dengan Harun dia bercerita akan mengikutu lomba dancer, ini tahun ketiga bagiku dan aku harus menang—ungkap Autumn. Tetapi Harun berkata:
“ada baiknya kamu berhenti jadi dancer.”kata harun
“enak saja, ini adalah hidupku, dancer telah menyatu dalam diriku.”jawab Autumn.
Satu prinsip yang dia dapat dari Resa: cinta adalah tiket menuju kebebasan. Prinsip itu begitu melekat sampai akhirnya…
“kita putus saja ya.”kata Autumn. Sejak saat itu Autumn tidak lagi banyak online. Hanya online untuk mencari tugas saja. Dan kini kembali lagi dia menulis buku hariannya di kertas. Dan semua email dari Harun tak pernah dibalsanya. Jejaring sosial pun dia enggan. Apalagi chatting.
Autumn kini menikmati dunia dancernya tanpa ada larangan dari manapun. Memang benar apa yang dikatakan Paulo Coelho dalam veronika memilih mati.
Setiap orang mempunyai keunikan, dengan kualitas, naluri, serta kesenangan dan hasrat bertualang masing-masing. Meskipun demikian masyarakat selalu memaksakan perilaku kolektif, sehingga orang tidak lagi berpikir mengapa ia harus mengikuti perilaku itu.
***
Puisi perpisahan
By Ess
Kau adalah pualam
Indah menawan
Memukau hatiku
Menusuk relung-relungnya
Kau adalah udara
Memberi nafasku
Tapi udara beracun
Lebih mirip asap rokok
rumi kecil
Edogawa Ezra
Si rumi kecil
“setiap pohon yang tidak berbuah, seperti pohon pinus, pohon saru dan lain-lain, tumbuh tinggi dan lurus, mengangkat kepalanya ke atas, dan semua cabangnya ke atas. Sedangkan semua pohon yang berbuah menundukkan kepala mereka, dan cabang-cabang mereka mengembang ke samping.” Begitu pula Rasulullah adalah orang paling rendah hati. Meskipun dia memiliki kebajikan dan keutamaan orang-orang dahulu kala dan orang-orang sekarang, dia—seperti sebuah pohon yang berbuah—lebih rendah hati daripada nabi-nabi lainnya. –penggalan kaA-kAtA jaLAluDDin Rumi
Adalah wajar Kita sebagai manusia di zaman ini mengagumi sosok JalaluDDin Rumi yang kesohor sebagai Sufi. Bukan suka film seperti kita. Tapi sufi beNERan.
1430 hijriah si Rafah, Gaza CITy. Lahirlah Edogawa EZRA. Orang memanggilnya rumi kecil. Karena masih dalam garis keturunan rumi. 11 tahoen KemuDian dia mengikuti jejak bapak BOUyutnya JalaluDDin Rumi. Edogawa ezra membuka lembaran hikayat bapak buyutnya. Dia membaca penggalan bagaimana rumi mengagumi Rasulullah SAW. Ezra hanyalah memiliki jubah darwisy dari orang-orang terdekatnya. Dan mulaikah EZRA mengikuti kelompok darwisy di GAZA city.
Sambil terus menari darwis EZRA menagis rintih pilu. Sepertinya dia bertemu dengan jalaluddin rumi ketika manangis. Ezra tersenyum, mungkin dia sedang bercanda-canda dengan kakek boeyoetnya itu. teruslah menari EZRA. Suara itu terngiang di telinga Ezra, kencang dan semakin kencang. Rumi kecil telah lahir. Rumi kecil telah lahir ke dunia. Dan sebuah hikayat baru AK@n tercipta darinYA.
***
Martir-martir israel terus terdengar merdu di hati rumi kecil. Suara pesawat-pesawat itu tak lagi terdengar mengerikan ketika menari darwisy. Ezra edogawa—rumi kecil telah lahir di bumi palestina. Rumi kecil menyelipkan mawar di pakaiannya, di belakang di ikatan pinggangnya. Terus rumi kecil berputar, dan mawar itu sebagai simbol cintanya kepada Rasulullah, kepada Ali bin Abi Thalib, kepada Abu Hanifah dan kepada Kakek buyutnya Jalaluddin Rumi. Seakan tak peduli dengan yang terjadi di luar sana antara HAMAS dan Israel. Rumi kecil terus berdarwisy.
Rumi kecil kini menjadi 20 tahun. Berjalan rumi kecil, bertemu dengan sesosok jelita bernama Edelweiss. Apa kabar ciptaan Allah Yang Maha menguasai hatiku sehingga kini hatiku terpaut pada kecantiknmu jeliTA. Begitu ucap rumi kecil sambil melambaikan mawar untuk edelweiss cute dan cantik.
Edelweiss tersenyum bahagia menerima mawar itu dan berkata: wahai pemuda tampan, jangan kau perlakukan aku seperti itu, itu membuawatkoe naRsis, dan narsis itu sumbeR hawa napsu. Tahukah kamu pemuda tampan. Jawab Edelweiss.
Oh begitu mulianya engkau jelita, bisakah kita menikmati tiga cahaya bersama. Cahaya itu bulan bintang dan mentari. Aku ingin berada di puncak dinginnyanhimalaya menikmati bulan, bintang, dan mentari bersamamu jelita. Ujar rumi kecil
Jangan begitu pemuda tampan. Mintalah pada orang tuaku dulu. Mintalah dengan membawa mahar yang sedikit saja. Orang tuaku Pasti menerimamoe. insyaALLAh. Dan selanjutnya kita bisa menikmati tiga cahaya di himalaya bersama.
Sebaiknya kita menari darwisy dan melihat indahnya ciptaan sang MAHA melihat yaitu himalaya yang kesohor itu dari tarian dulu sambil mangagungkan ALLAh SWT. Maukah kau rumi kecil. Ajak edelweiss dengan semangat 45.
Baikalah, kenakan pakaianmu ini dan menarilah bersamaku. Menarilah seperti kakek buyutku jalaluddin rumi. Ayolah kita berputar dan berputar. Dan kenakan mawar ini di ikatan pinggangmu sebagai bukti romantisnya cintamu pada ALLAH sang Maha Mendengar.
Kini si jelita Edelweiss dan si rumi kecil Edogawa Ezra sedang menari darwisy. Berputar dan berputar indah sekali gerakan itu. Sambil membayangkan himalaya yang ALLAH ciptakan agar kita ujar SUBhanallah, Maha Suci Allah sebanyak-banyaknya. Sementara martir terus berkumandang melebihi kumandang Adzan yang indah.
***
Kelompok darwisy, akhirnya mau tak mau harus meninggalkan Gaza City, dan pergi ke kairo, mesir. Karena palestina kini tak aman lagi. Karena palestina tidak bisa lagi menari sebebas dulu. Edogawa ezra dan kelompok darwisynya kini mendapatkan eksistensinya di kairo, Mesir
Tak berapa lama edogawa ezra 21 tahun menikah dengan edelweiss 18 tahun. Mereka hidup seperti mesir dengan nil yang tidak bisa terpisah. Satu kesatuan yang indah. Seperti pakistan dengan taj Mahal. Mereka pasangan sufi yang terus manari darwis.
Dan kisah ini harus berakhir hari ini tanpa kepuasan dari penulis
Si rumi kecil
“setiap pohon yang tidak berbuah, seperti pohon pinus, pohon saru dan lain-lain, tumbuh tinggi dan lurus, mengangkat kepalanya ke atas, dan semua cabangnya ke atas. Sedangkan semua pohon yang berbuah menundukkan kepala mereka, dan cabang-cabang mereka mengembang ke samping.” Begitu pula Rasulullah adalah orang paling rendah hati. Meskipun dia memiliki kebajikan dan keutamaan orang-orang dahulu kala dan orang-orang sekarang, dia—seperti sebuah pohon yang berbuah—lebih rendah hati daripada nabi-nabi lainnya. –penggalan kaA-kAtA jaLAluDDin Rumi
Adalah wajar Kita sebagai manusia di zaman ini mengagumi sosok JalaluDDin Rumi yang kesohor sebagai Sufi. Bukan suka film seperti kita. Tapi sufi beNERan.
1430 hijriah si Rafah, Gaza CITy. Lahirlah Edogawa EZRA. Orang memanggilnya rumi kecil. Karena masih dalam garis keturunan rumi. 11 tahoen KemuDian dia mengikuti jejak bapak BOUyutnya JalaluDDin Rumi. Edogawa ezra membuka lembaran hikayat bapak buyutnya. Dia membaca penggalan bagaimana rumi mengagumi Rasulullah SAW. Ezra hanyalah memiliki jubah darwisy dari orang-orang terdekatnya. Dan mulaikah EZRA mengikuti kelompok darwisy di GAZA city.
Sambil terus menari darwis EZRA menagis rintih pilu. Sepertinya dia bertemu dengan jalaluddin rumi ketika manangis. Ezra tersenyum, mungkin dia sedang bercanda-canda dengan kakek boeyoetnya itu. teruslah menari EZRA. Suara itu terngiang di telinga Ezra, kencang dan semakin kencang. Rumi kecil telah lahir. Rumi kecil telah lahir ke dunia. Dan sebuah hikayat baru AK@n tercipta darinYA.
***
Martir-martir israel terus terdengar merdu di hati rumi kecil. Suara pesawat-pesawat itu tak lagi terdengar mengerikan ketika menari darwisy. Ezra edogawa—rumi kecil telah lahir di bumi palestina. Rumi kecil menyelipkan mawar di pakaiannya, di belakang di ikatan pinggangnya. Terus rumi kecil berputar, dan mawar itu sebagai simbol cintanya kepada Rasulullah, kepada Ali bin Abi Thalib, kepada Abu Hanifah dan kepada Kakek buyutnya Jalaluddin Rumi. Seakan tak peduli dengan yang terjadi di luar sana antara HAMAS dan Israel. Rumi kecil terus berdarwisy.
Rumi kecil kini menjadi 20 tahun. Berjalan rumi kecil, bertemu dengan sesosok jelita bernama Edelweiss. Apa kabar ciptaan Allah Yang Maha menguasai hatiku sehingga kini hatiku terpaut pada kecantiknmu jeliTA. Begitu ucap rumi kecil sambil melambaikan mawar untuk edelweiss cute dan cantik.
Edelweiss tersenyum bahagia menerima mawar itu dan berkata: wahai pemuda tampan, jangan kau perlakukan aku seperti itu, itu membuawatkoe naRsis, dan narsis itu sumbeR hawa napsu. Tahukah kamu pemuda tampan. Jawab Edelweiss.
Oh begitu mulianya engkau jelita, bisakah kita menikmati tiga cahaya bersama. Cahaya itu bulan bintang dan mentari. Aku ingin berada di puncak dinginnyanhimalaya menikmati bulan, bintang, dan mentari bersamamu jelita. Ujar rumi kecil
Jangan begitu pemuda tampan. Mintalah pada orang tuaku dulu. Mintalah dengan membawa mahar yang sedikit saja. Orang tuaku Pasti menerimamoe. insyaALLAh. Dan selanjutnya kita bisa menikmati tiga cahaya di himalaya bersama.
Sebaiknya kita menari darwisy dan melihat indahnya ciptaan sang MAHA melihat yaitu himalaya yang kesohor itu dari tarian dulu sambil mangagungkan ALLAh SWT. Maukah kau rumi kecil. Ajak edelweiss dengan semangat 45.
Baikalah, kenakan pakaianmu ini dan menarilah bersamaku. Menarilah seperti kakek buyutku jalaluddin rumi. Ayolah kita berputar dan berputar. Dan kenakan mawar ini di ikatan pinggangmu sebagai bukti romantisnya cintamu pada ALLAH sang Maha Mendengar.
Kini si jelita Edelweiss dan si rumi kecil Edogawa Ezra sedang menari darwisy. Berputar dan berputar indah sekali gerakan itu. Sambil membayangkan himalaya yang ALLAH ciptakan agar kita ujar SUBhanallah, Maha Suci Allah sebanyak-banyaknya. Sementara martir terus berkumandang melebihi kumandang Adzan yang indah.
***
Kelompok darwisy, akhirnya mau tak mau harus meninggalkan Gaza City, dan pergi ke kairo, mesir. Karena palestina kini tak aman lagi. Karena palestina tidak bisa lagi menari sebebas dulu. Edogawa ezra dan kelompok darwisynya kini mendapatkan eksistensinya di kairo, Mesir
Tak berapa lama edogawa ezra 21 tahun menikah dengan edelweiss 18 tahun. Mereka hidup seperti mesir dengan nil yang tidak bisa terpisah. Satu kesatuan yang indah. Seperti pakistan dengan taj Mahal. Mereka pasangan sufi yang terus manari darwis.
Dan kisah ini harus berakhir hari ini tanpa kepuasan dari penulis
Langganan:
Postingan (Atom)



bergaya dan saatnya berfoto